Minggu, 20 Juni 2010

zikir obat hati

Dalam keseharian semua orang membutuhkan katenangan batin, dan untuk mendapatkan ketenangan batin bukanlah hal yang mustahil. Allah SWT mengajarkan kepada kita langkah nyata
mendapatkan ketenangan hati, yaitu dengan berdzikir �ingatlah, dengan dzikir
mengingat Allah hati akan tentram� (QS. ar-Ra�d:28). Dengan selalu mengingat
Allah, hati akan tentram. Sebaliknya, ketika kita jarang ingat kepada Allah,
hati akan kering dan gersang.

Sejauhmana kita sungguh-sungguh ingin hidup dalam
ketentraman hati, maka akan sangat terlihat dari berapa banyak waktu yang kita
gunakan untuk mengingat Allah. Ada orang yang ingat Allah ketika shalat saja.
Itu artinya, ia akan selalu gelisah diluar shalat. Ada yang ingat Allah hanya
ketika ia mendapat ancaman saja. Bahkan, ada yang benar-benar tidak tahu siapa
itu Allah selama hidupnya. Orang yang tidak kenal Allah, sehebat apapun ia, dan
sebanyak apapun harta yang dimilikinya, serta setinggi apapun derajatnya dimata
manusia, sungguh ia akan selalu dicekam gelisah.
Sementara orang-orang yang mendalam pengenalannya terhadap Allah, hatinya
selalu tertambat hanya kepada-Nya. Apapun yang ia lihat, ia dengar dan ia
rasakan, selalu dikorelasikan dengan Dzat pencipta alam semesta ini. �Milik
Allah semata semua yang ada di langit dan di bumi.� (QS. al-Baqarah:284) Ketika
tengah merenungkan ciptaan Allah, ia menghayati benar makna ayat Al-Qur�an,
�Bertasbih menyucikan Allah semua apa yang ada di langit dan dibumi.�
(QS.ash-Shaff:1) Agar hati tenang dan hidup tentram, banyak-banyaklah berdzikir
disertai sabar dan syukur. Dua kantong ini, yaitu sabar dan syukur dapat
menghindarkan kita dari kebiasaan marah terhadap sesuatu yang mengecewakan
hati. Dan hal ini memerlukan latihan-latihan.

Latihan pertama adalah latihan mengenal diri sendiri. Kalau seseorang ingin
baik, ia terlebih dahulu harus mengetahui sesuatu yang ingin ia ubah menjadi
baik. Pengetahuannya bisa ia dapatkan dari perenungan dan jawaban dari orang
yang kita tanyai tentang diri kita.

Latihan kedua adalah upaya memperbaiki diri. Setelah kita tahu kondisi kita,
maka kita usahakan untuk meminimalisasi bahkan menghilangkan kekurangan yang
kita miliki. Bila perlu, kita tulis daftar semua keburukan yang kita miliki dan
rumuskan formula-formula untuk memperbaikinya.

Upaya yang kita lakukan ini harus diiringi dengan cara meningkatkan kualitas
membaca al-Qur�an dan dzikir, sebab itulah yang akan membantu kita untuk
berubah menjadi baik dimata manusia dan yang paling penting baik di hadapan
Allah. Setelah itu carilah lingkungan yang kondusif yang dapat membantu kita
untuk selalu istiqamah dalam usaha mendekatkan diri kepada Allah.

berobat dengan sedekah

Berobat hanya dengan sedekah ?............? ya, biasanya itu pasti menimbulkan tanda tanya besar, apa hubungan antara sedekah dengan kesembuhan dari suatu penyakit. tapi jika kita pelajari dan kita telaah , ada suatu kasiat tertentu di dalam sedekah itu sendiri, sebab salah satu kasiat sedekah telah direkomendasikan di dalam hadist oleh rasullah SAW adalah mampu menyembuhkan berbagai macam penyakit , baik itu dalam kondisi penyakit fisik maupun penyakit psikis, yang biasanya banyak mendera kehidupan umat manusia. adapun rasullah juga bersabda, "Obatilah orang yang sakit diantara kalian dengan sedekah " ( HR. Baihagi).

Efek medis apa yang terkandung dalam amaliah sedekah ini ? pertanyaan ini bisa muncul kembali karena ketidak tahuan seseorang akan manfaat sedekah, sebab memang banyak yang belum memahaminya dikarenakan selama ini banyak yang berkiblat pada pengobatan medis-kimiawi untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit, dari pada menempuh jalur pengobatan ilahiyyah dengan cara sadakah tadi.

Beberapa hadist riwayat dan surat Al Quran juga menyinggung soal sedeh, beberapanya antara lain :
" Adapun orang yang memberikan (hartanya dijalan ALLAH) dan bertaqwa dan membenarkan adanya pahala yang terbaik (surga), maka kami akan menyiapkan baginya jalan yang mudah " (Al Lail (92) : 5 - 7 )

"Ujian yang menimpa seseorang pada keluarga, harta, jiwa, anak dan tetangganya bisa dihapus dengan puasa, sholat , sedekah dan amar makruf nahi munkar". (HR. Bukhari dan muslim )

Bagaimana sedekah bisa menyembuhkan suatu penyakit ? padahal secara lahiriah sedekah hanyalah suatu malan ibadah yang tidak ada hubungannnya dengan pengobatan atau semacamnya ? ya.....pemikiran semacam ini banyak dipertanyakan oleh sebagian besar manusia.
Jawaban dari semua pertanyaan diatas adalah terlebih dahulu kita harus memahami kekuasaan ALLAH dan kebesaran ALLAH, sebab seringkali manusia lupa diri, sombang, angkuh dan merasa yang paling hebat serta merasa tidak membutuhkan siapapun. padahal diluar itu semua manusia kadang tidak menyadari kekuatan dan kekuasaan yang sangat nyata yang membuat hal-hal semu semacam manusia dan bumi seisinya tampak seperti nyata dan membuat sesuatu yang sangat dan benar-benar nyata tidak dapat dilihat oleh panca indra kita / tidak terlihat, ya........itulah kekuatan dan kekuasaan ALLAH. Karena sedekah adalah amalan yang diperintahkan ALLAH, maka ALLAH lah yang akan menurunkan obat dari semua penyakit. sebab ALLAH juga lah yang menurunkan penyakit maka jika ALLAH sudah menurunkan obatnya maka sembuhlah penyakit itu. Subbahanallah.
Logika hukum langit memang hanya dapat dipahami oleh sebagian manusia yang mau berfikir, maka dari itu semua , apa yang tertulis dibuku ini yaitu berobat dengan sedekah sangat mempunyai banyak manfaat, selain dapat menyadarkan jika ada obat lain selain obat kimiawi , kita juga bisa semakin dekat dengan ALLAH dan memahami serta insyaallah kita semakin bertaqwa kepada ALLAH yang telah menciptakan kita.
amiin